Pemeliharaan dan Perawatan Panel ATS AMF

Perawatan dan Pemeliharaan
Dalam upaya penggunaan dan pemakaian panel ATS AMF maka yang harus diperhatikan adalah Pemeliharaan dan Perawatan guna menjaga panel tersebut. Adapun beberapa panduan yang berisikan informasi mengenai prosedur, inspeksi, operasi perawatan umum sakelar transfer manual dan otomatis. Sebelum melakukan pekerjaan apapun pada saklar transfer, pekerja hadus memiliki kualifikasi yang tepat untuk pekerjaan yang dilakukan.
Langkah pemeliharaan dan perawatan
Ada beberapa upaya dalam melakukan perawatan dan pemeliharaan panel
1 Inspeksi Visual dan Mekanik untuk Transfer Switch
Periksa kondisi fisik dan mekanik saklar transfer, termasuk jangkar, pelurusan, dan izin yang diperlukan. Pemeriksaan umum integritas mekanik harus dilakukan untuk memeriksa bagian yang longgar, dan rusak. Saklar harus terhindar dan bebas dari kotoran dan harus bersih. Saat melakukan perawatan lakukan pengujian terlebih dahulu sebelum membersihkan unit.
2 Kontak Utama dan Koneksi Baut
Setiap endapan permukaan harus dihilangkan dengan lap atau kain bersih. Jika kontak dikenakan terlalu berlebihan maka harus diganti. Periksa sambungan listrik yang dibaut untuk resistansi tinggi menggunakan ohmmeter resistansi rendah, metode kunci pas torsi yang dikalibrasi, atau survei termografi.
3 Operasi Transfer Manual
Untuk tujuan operator maka handle operator disediakan dengan sakelar transfer. Masukkan handle pengoperasian manual dan operasikan sakelar transfer antara posisi normal dan darurat.
4 Tes Resistansi Isolasi
Dalam melakukan tes resistansi isolasi ini opsional terhadao semua kabel kontrol sehubungan dengan ground. Terapkan 500 volt dc untuk kabel pengenal 300 volt dan 1000 volt dc untuk kabel pengenal 600 volt selama satu menit.
5 Tes Transfer Otomatis
Adapula yang dilakukan dalam memelihara dan perawatan panel ATS AMF adalah dengan Melakukan Tes Transfer Otomatis yaitu dengan cara melakukan tes transfer otomatis, mensimulasikan hilangnya daya normal, kembali ke daya normal, mensimulasikan hilangnya daya darurat, simulasikan semua bentuk kondisi fase tunggal.
6 Tes Operasi dan Pengaturan Waktu
Verifikasi operasi dan waktu ini terdiri dari beberapa fungsi yakni sebagai berikut.
Relay tegangan sumber normal dan sensor frekuensi, Urutan start mesin, Waktu tunda saat transfer, Relai sensor tegangan dan sensing frekuensi, Operasi transfer otomatis, Interlock dan fungsi limit switch, Penundaan waktu dan transfer ulang saat pemulihan daya normal, Fitur Engine cooling down dan shutdown.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *